Membuat Web Browser Sederhana Menggunakan Visual Basic 6.0

0

9

Ok.Langsung aja yah..

1.Buka VB 6.0
2. Pilih Standar Exe

1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

kemudian akan terbuka halaman seperti berikut:2

3.Tekan Ctrl+T

4.Centang:

  • Microsoft HTML Object Library
  • Microsoft Internet Control
  • Microsoft Windows Commond Control 5.0

3

5.klik ok, akan mucul tampilan seperti ini disebelah kiri layar

4

6.Buat Form Seperti berikut:

  • 5 commandbutton
  • 1 text box
  • 2 label
  • 1 progressbar
  • 1 webbrowser

11

7. Untuk mengubah caption, klik tombol seperti dibawah(untuk progressbar dan webbrowser tidak diubuah)

7

8. Doble Klik Form

form

9. Masukkan kode dibawah:

Private Sub Command1_Click()

On Error Resume Next

WebBrowser1.GoBack

End Sub

Private Sub Command2_Click()

On Error Resume Next

WebBrowser1.GoForward

End Sub

Private Sub Command3_Click()

On Error Resume Next

WebBrowser1.Refresh

End Sub

Private Sub Command4_Click()

On Error Resume Next

WebBrowser1.Stop

End Sub

Private Sub Command5_Click()

On Error Resume Next

WebBrowser1.Navigate Text1.Text

End Sub

Private Sub WebBrowser1_ProgressChange(ByVal Progress As Long, ByVal ProgressMax As Long)

On Error Resume Next

If Progress = -1 Then ProgressBar1.Value = 100

Label2.Caption = "Done"

ProgressBar1.Visible = False

If Progress > 0 And ProgressMax > 0 Then

ProgressBar1.Visible = True

Image1.Visible = False

ProgressBar1.Value = Progress * 100 / ProgressMax

Label2.Caption = "Loading" & Int(Progress * 100 / ProgressMax) & "%"

End If

Exit Sub

End Sub

Private Sub Form_Resize()

On Error Resume Next

WebBrowser1.Widht = Me.ScaleWidth

WebBrowser1.Height = Me.ScaleHeight - 1680

End Sub

8. klik f5 untuk melihat tampilannya

9. jika tidak ada masalah, klik file make webbrowser.exe

8

10. Jalankan.

Web Browser sederhana telah selesai dibuat.. Selamat mencoba!!

Cara Mengetahui Password Root MySql XAMPP

0

 

config

config.php

caranya, buka folder xampp kamu, trus search aja, ketikan config.inc.php
atau
bisa dengan cara :
c:\xampp\phpMyAdmin\config.inc.php

Jika sudah ketemu, buka file tersebut dengan text editor. Dalam file tersebut terdapat sepenggal[?] skrip :

$cfg[‘Servers’][$i][‘auth_type’] = ‘config’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘user’] = ‘root’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘password’] = ”;
$cfg[‘Servers’][$i][‘extension’] = ‘mysql’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘AllowNoPassword’] = true;

Belajar Pemograman

0

Ya di sini saya akan sharing bagaimana belajar pemograman 1 hari. Hanya saya untuk mempersingkat waktu saya akan langsung mulai kemateri nya.

INTRO

Jika anda sadar semua bahasa pemograman itu mirip cara kerja nya dimulai dari C/C++,PHP,Python dan lain nya. Setiap bahasa pemograman pasti ada fungsi PERULANGAN dan fungsi lain nya. Daripada Basa-basi gue kemateri langsung saja. Jika anda mampu melekatkan dasar yang saya ajarkan dalam 1 HARI maka saya pastikan anda sudah setengah jalan mengenal bahasa pemograman.

PELAJARAN 1 TIPE DATA

===================

  1. Tipe data primitive (Sederhana)

Tipe data primitive adalah Tipe data yang mampu menyimpan satu nilai tiap satu variabel. Tipe data primitive merupakan tipe data dasar yang sering dipakai oleh program. Contoh tipe data primitive  adalah tipe numerik (integer dan real), tipe data karakter/char, tipe data boolean.

  1. Numeric

Tipe data numeric digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk angka. Tipe data ini terbagi atas integer, dan real.

  1. Integer

Integer Merupakan tipe data berupa bilangan bulat, terbagi atas beberapa kategori seperti table dibawah ini

Tipe Data                    Ukuran Tempat                       Rentang Nilai

Byte                               1 byte                                       0 s/d +255

Shortint                        1 byte                                       -28 s/d +127

Integer                          2 bytes                                     -32768 s/d 32767

Word                             2 bytes                                      0 s/d 65535

Longint                          4 bytes                            2147483648 s/d 2147483647

  1. Real

Real adalah bilangan yang berisi titik desimal atau jenis bilangan pecahan.

Tipe Data                  Ukuran Tempat                          Rentang Nilai

real                                  6 bytes                          2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038

single                               4 bytes                         1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038

double                            8 bytes                         5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308

extended                        10 bytes                     3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x 104932

comp                              8 bytes                         -9.2x 1018 s/d 9.2x 1018

  1. Karakter (char)

Karakter merupakan tipe data yang hanya mampu menyimpan 1 digit karakter.  Ukuran untuk tipe data karakter adalah 1 byte (1 byte = 8 bit). Adapun macam karakter yang ada sejumlah 256 macam karakter yaitu dari kode karakter (ASCII), 0 sampai dengan 255. Untuk penulisan karakter menggunakan tanda petik tunggal (‘ )  di depan dan belakang karakter yang ditulis. Contoh : ‘a’, ‘A’,’&’ dll.

Nilai-nilai yang termasuk karakter adalah :

  1. Karakter huruf : ‘a’..’z’,’A’..’Z’
  2. Karakter angka : ‘0’..’9’
  3. Karakter tanda baca : titik, koma, titik koma, titik dua dan sebagainya
  4. Karakter khusus : $, %, #, @ dan sebagainya.

 

  1. Boolean

Boolean merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah). Tipe data boolean memakai memori paling kecil.

  1. Tipe data Composite

Tipe Data Komposit merupakan tipe data yang dapat menampung banyak nilai, antara lain sebagai berikut.

  1. Array

Array atau sering disebut sebagai larik, adalah tipe data yang sudah terstruktur dengan baik, meskipun masih sederhana. Array mampu menyimpan sejumlah data dengan tipe yang sama (homogen) dalam sebuah variabel. Sebagai ilustrasi, array mampu menampung banyak data namun dengan satu tipe data yang sama, misalnya integer saja. Setiap lokasi data array diberi nomor indeks yang berfungsi sebagai alamat dari data tersebut.

  1. Record atau struct

Seperti halnya Array, Record atau Struct juga termasuk tipe data komposit. Record dikenal dalam bahasa Pemograman/Delphi sedangkan Struct dikenal dalam bahasa C++. Berbeda dengan array, tipe data record mampu menampung banyak data dengan tipe data berbeda-beda (heterogen). Misalnya, satu bagian integer, satu bagian lagi character, dan bagian lainnya Boolean. Biasanya record digunakan untuk menampung data suatu obyek. Misalnya, siswa memiliki nama, alamat, usia, tempat lahir, dan tanggal lahir. Nama akan menggunakan tipe data string, alamat bertipe data string, usia bertipe data single (numeric), tempat lahir bertipe data string, dan tanggal lahir bertipe data date. Berikut ini contoh pengunaan record dalam Delphi.

  1. Image

Image, atau gambar, atau citra, merupakan tipe data grafik. Misalnya grafik perkembangan jumlah siswa SMK, foto keluarga kita, video perjalanan, dan lain-lain. Pada bahasa-bahasa pemrograman modern terutama yang berbasis visual, tipe data ini telah didukung dengan sangat baik.

  1. Date Time

Nilai data untuk tanggal (date) dan waktu (time) secara internal disimpan dalam format yang spesifik. Variabel atau konstanta yang dideklarasikan dengan tipe data Date dapat digunakan untuk menyimpan, baik tanggal maupun jam. Tipe data ini masuk dalam kelompok tipe data composite, karena merupakan bentukan dari beberapa tipe data.

 

  1. Object

Tipe data object digunakan untuk menyimpan nilai yang berhubungan dengan obyek-obyek yang disediakan oleh Visual Basic, Delphi, dan bahasa pemrograman lain yang berbasis GUI. Sebagai contoh, apabila mempunyai form yang memiliki control Command button, yang kita beri nama Command1.

 

  1. Subrange

Tipe data subrange merupakan tipe data bilangan yang mempunyai jangkauan nilai tertentu sesuai dengan yang ditetapkan programmer. Biasanya, tipe data ini mempunyai nilai batas minimum dan nilai batas maksimum. Tipe data ini didukung dengan sangat baik dalam Delphi.

 

  1. Enumerasi

Tipe data ini merupakan tipe data yang mempunyai elemen-elemen yang harus disebut satu persatu, dan bernilai konstanta integer sesuai dengan urutannya. Nilai konstanta integer elemen ini diwakili oleh suatu nama variable yang ditulis di dalam kurung. Tipe data ini juga dijumpai pada Delphi, dan bahasa pemrograman deklaratif seperti SQL.

 

Pada contoh di atas, tipe data Hari_dlm_Minggu termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, dimana Senin sampai dengan Minggu dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 7. Sedangkan tipe data Nama_Bulan termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, Januari sampai dengan Desember dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 12.

 

Tipe Data Lainnya

  1. Tipe Data Terstruktur
  2. Tipe Data String

Merupakan suatu data yang menyimpan array (larik), sebagai contoh ‘ABCDEF’ merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte karakter. Ukuran Tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256 byte, dengan jumlah elemen 1 s/d 255.

  1. Tipe Data Set

Sebuah set merupakan suatu himpunan yang berisi nilai (anggota). Set merupakan Tipe data yang khusus untuk Pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan himpunan dalam ilmu matematika.

 

Salah satu manfaat dari penggunaan tipe data set adalah untuk mengecek apakah suatu nilai muncul dalam suatu range tertentu. Misalnya, untuk menentukan apakah suatu karakter berupa Lower Case Letter (huruf kecil), mis. Ch adalah tipe Char, kita bisa menulis, if (Ch >= ‘a’) and (Ch <= ‘z’) then Writeln( Ch,’ merupakan huruf kecil.’); atau, dengan notasi set, kita bisa menulis, if Ch in [‘a’..’z’] then Writeln( Ch,’ merupakan huruf kecil.’);

 

  1. Tipe Data Pointer

Pointer merupakan variabel khusus yang berisi suatu address (alamat) di lokasi lain didalam memori. Suatu variabel yang points (menunjuk) ke sesuatu sehingga disebut pointer.

 

Ada dua macam pointer:

  1. a) Typed (tertentu) : merupakan pointer yang menunjuk pada tipe data tertentu pada variabel.
  2. b) Generic (umum) : merupakan pointer yang tidak menunjuk pada tipe data tertentu pada variabel.

PELAJARAN 2 JENIS OPERATOR DALAM BAHASA PEMOGRAMAN

===================

Berikut jenis-jenis operator dalam bahasa pemrograman :

@ Operator Assignment

@ Operator Aritmatika

@ Operator String

@ Operator Perbandingan / Relasional

@ Operator Logika / Boolean

@ Operator Bitwise

@ Operator Set / Himpunan

@ Operator Address (Pointer)

@ Operator Assignment

Operator assignment adalah operator yang digunakan untuk memberikan nilai ke dalam suatu variabel.

Operator                             Penjelasan                                    Contoh

:=                          Pemberian nilai (Assignment)       a := “belajar di duniailkom”

Operator Aritmatika

Operator aritmatika adalah operator yang biasa kita temukan untuk operasi matematika.

Operator                           Penjelasan                                       Contoh

+                                        Penambahan                                   2 + 3 = 5

–                                       Pengurangan                                     5 – 2 = 3

*                                          Perkalian                                                  2 * 3 = 6

/                             Pembagian (real/pecahan)                             14 / 4 = 3.5

div                     Pembagian (integer/angka bulat)          14 div 4 = 3

mod                  Sisa hasil bagi                                           14 mod 4 = 2

Operator Aritmatika Unary

Operator                         Penjelasan                                                    Contoh

+                                        Positif (plus)                                              +5

–                                         Negatif (min)                                            -3

Operator String

Di dalam Bahasa Pemograman, hanya terdapat 1 jenis operator string, yakni tanda tambah ‘ + ’ yang digunakan untuk menyambung string (concatenated).

Operator                                  Penjelasan                                Contoh

+                              Pengambungan (concatenate )                          “belajar” + “di duniailkom”

Operator Perbandingan / Relasional

Operator perbandingan digunakan untuk membandingkan 2 buah angka, apakah angka tersebut sama besar, lebih kecil, lebih besar, dll. Nilai dari operator perbandingan ini adalah True atau False (boolean).

Operator                                     Penjelasan                                            Contoh

=                                                      Sama dengan                                            5 = 5 -> True

<>                                                Tidak sama dengan                                    5 <> 5 -> False

>                                                      Lebih besar                                                         5 > 6 -> False

<                                                       Lebih kecil                                                          5 < 6 -> True

>=                                            Lebih besar atau sama dengan                   5 >= 3 -> True

<=                                                 Lebih kecil atau sama dengan                          5 <= 5 -> True

Operator Logika / Boolean

Operator logika digunakan untuk menghasilkan nilai boolean true atau false dari 2 kondisi.

Operator                              Penjelasan                                          Contoh

and                      TRUE jika kedua operand TRUE.                     TRUE and FALSE, hasilnya: FALSE

or                       TRUE jika salah satu operand TRUE.              TRUE or FALSE, hasilnya: TRUE

xor                        TRUE jika kedua operand berbeda.           TRUE xor FALSE, hasilnya: TRUE

not                      TRUE jika operand FALSE.                                    not TRUE , hasilnya: FALSE

Operator Bitwise

Operator bitwise mirip dengan operator logika / boolean, tapi dilakukan di level bit.

Operator                        Penjelasan                                                              Contoh

not                                  Bitwise NOT                                             not 1100, hasilnya: 0011

and                                 Bitwise AND                              1100 and 0101, hasilnya: 0100

or                                     Bitwise OR                                            1100 and 0101, hasilnya: 1101

xor                                  Bitwise exclusive OR                           1100 xor 0101, hasilnya: 1001

shl                                   Bitwise shift left                            0100 shl 1, hasilnya: 1000

shr                                   Bitwise shift right                    0100 shr 1, hasilnya: 0010

<<                                    Bitwise shift left                              0100 << 1, hasilnya: 1000

>>                                   Bitwise shift right                           0100 >> 1, hasilnya: 0010

Operator Set / Himpunan

Operator set khusus digunakan untuk tipe data set (himpunan).

Operator                               Action

+                                                Union

–                                          Selisih (Difference)

*                                         Irisan (Intersection)

><                      Selisih simetri (Symmetric difference)

<=                                Beranggotakan (Contains)

include                            Menambahkan element baru

exclude                           Mengeluarkan element baru

in                           Cek apakah ada di dalam himpunan

Operator Address (Pointer)

Operator address khusus digunakan untuk tipe data pointer. Berfungsi untuk mencari alamat memory dari sebuah variabel.

Operator                      Penjelasan                                                         Contoh

@            Menampilkan alamat memory sebuah variabel @nama_variabel

^             Menampilkan nilai variabel dari alamat memory                nama_variabel^

 

Itulah jenis-jenis operator yang terdapat di dalam bahasa pemrograman.

 

 

-joy-